[Seri eMail] Sebab Spam Email dan Antisipasinya

Satu hari ini sedari pagi penulis dipusingkan dengan satu user-client yang melakukan spamming hingga 6759 email, dikirim oleh user tersebut dalam waktu kurang dari 5 jam ke berbagai alamat email, pemantauan server dan audit konfigurasi system email terpotong jumatan (paling enak ini, adem) dan (kalo ini yang bikin sebel) mati listrik di kantor kawasan permata hijau kebayoran lama. piye iki?

Usut punya usut “jian” ternyata si user menggunakan password yang sangat mudah ditebak, “alamak!”. Masa iya ada password email “123456”, jian tenan! ya jelas jadi lahan empuk buat spamming. Satu lagi catatan bagi user, sebisa mungkin password menggunakan yang unik jangan mudah ditebak. Benar saja, begitu si user ganti password, berhentilah spamming yang ribuan tadi. Sebuah pelajaran berharga bagi kita, sekecil apapun kelalaian kita untuk masalah IT, akan berdampak besar. Jelas kasus diatas jadi bahan referensi yang menguatkan adanya.

Sebagai catatan, spamming jelas sangat menjengkelkan, bagaimana tidak, bayangkan jika kita dalam sehari menerima email ratusan bahkan ribuan yang padahal email tersebut sangat tidak penting berkategori sampah, apa ga mumet kita dibuatnya?

Jadi bagaimana kita bisa meminimalisir terjadinya spam? ada beberapa penyebab spam, mungkin hal ini terjadi sama bro-sis semua, mudah-mudahan bisa membantu meminilisir terjadinya spam.

  1. Password email yang sangat mudah ditebak
  2. PC/Laptop terjangkit virus/malware/trojan
  3. inbox kita penuh dengan spam yang bisa jadi salah satunya aktif (virus) yang akan menjadi induk spam
  4. menggunakan perangkat kerja yang tidak sehat secara bersamaan

Nah, kalo sebabnya udah ketauan, kita bisa antisipasi untuk meminimalisir (sukur-sukur menghilangkan) spamnya neh bro-sis:

  1. Gunakan password yang unik, sebisa mungkin menggunakan kombinasi simbol, huruf dan angka
  2. Rutin men-scan pc/laptop bro-sis pake antivirus, sebaru apapun antivirus kalo ga pernah update percuma bro-sis, usahakan update rutin antivirusnya ya, yaa minimal download terpisah file update antivirusnya dari web vendornya langsung, cari deh link update antivirus di webnya, pasti ga susah carinya.
  3. Luangkan waktu kalo ada senggang untuk mengecek inbox dan mehapus email yang sekiranya dianggap spam atau tidak sehat (promo barang/iklan barang/pornographi) yang tidak pernah kita ikuti.
  4. Hati-hati kalo ikutan milist, jangan asal input alamat email kita dibanyak media/web/milist, siapa tau web/milis/media tersebut tidak bersih dan tidak selamanya akan kita perlukan. Alamat email yang gampang di cari di google -misalkan, memiliki peluang besar jadi target spammer bro-sis.
  5. Jangan pernah menggunakan pc/laptop sebagai user administrator (root di linux), buatlah user biasa saja untuk kerja harian, ini juga menyumbang penghambatan tersebarnya virus/malmware/trojan.
  6. Buat yang pengguna linux, siapa bilang linux ga bisa kena virus, bisa bro-sis, bedanya kalo di linux sama windows, si virus ga aktif sedang di windows dia aktif, di linux hanya akan ditampung, makanya banyak perangkat kerja berbasis linux jadi gudang virus, sekali saja dia interaksi sama si windows (flashdisk, jaringan) yang kena windowsnya tuh bro-sis.

Jadi itu pengenalan awal spam sekaligus gimana kita kenal spam, antisipasi sama penanggulangan yang bisa dilakukan dari sisi user. Sisanya? sudah jadi tugasnya Sys-Admin (orang IT-nya) bro-sis, biasanya ada tuh dikantor-kantor bro-sis yang urus komputer.

Moga berguna ya…

Posted in Info Tekno, Oprek Tagged with: , , , , , , , ,